Daerah

Kampung Pandang’ Tergenang Banjir’ Warga Meradang


Labuan Bajo, jaringpos – Hujan deras yang melanda Desa Bari dan sekitarnya, Sabtu ( 11/1)2020) menyebabkan kampung Pandang terendam banjir. Peristiwa itu membuat warga ‘angkat suara’. Reaksi warga sebenarnya bukan soal fakta bencana alam itu sendiri, melainkan tanggapan Pemerintah Daerah Manggarai Barat ( Pemda Mabar ).

FB IMG 1578883340277-JaringPos


Pasalnya, kampung Pandang termasuk salah satu lokasi yang rutin ‘dijenguk’ banjir saban tahun. Namun, komitmen politik Pemda untuk ‘ meminimalisasi’ dampak banjir itu, masih lemah.
Shandy Pratama, seorang warga kampung Pandang, Dusun Bari Barat, Kec. Macang Pacar melalui akun Facebook-nya. Minggu, ( 12/1/2020) mengekspresikan” keberangnnya” terhadap fenomena apatisme yang mendera para penentu kebijakan di daerah ini. Shandy Menulis: ” Harus berapa kali lagi Bupati diganti, Camat diganti, Kepala Desa diganti, tetapi kampungku masih tetap begini. Entah karena sudah dianggap menjadi teman hidup bertahun- tahun atau karena kita masih dianggap terisolasi sehingga sedikitpun perhatian tidak kau berikan”.
Derita warga kampung yang ‘ remuk’ akibat banjir membuat Shandy memperlihatkan solidaritasnya dan ‘ menjerit’ kepada elit lokal untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan sekaligus mengambil langkah praktis guna mengurangi efek bencana semacam ini di kemudian hari. Di ujung postingannya, Shandy menulis: ” Pak Bupati, tolong dengar atau siapa pun engkau. Kami ini wargamu yang berhak mendapatkan kenyamanan hidup.

Tini Tadeus 3-JaringPos

Setidaknya, kehadiranmu mengurangi sedikit kekhawatiran dari orangtua kami dalam mengurus generasi masa depan kampung tercinta”.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, demikian Shandy, Pemda Mabar melalui persngkat teknisnya belum memperlihatkan kepeduliannya terhadap nasib warga Kampung Pandang yang tergenang banjir itu. Mereka seolah- olah berada ‘ di planet lain’ yang tak tersentuh kreativitas dan sensitivitas politik konkret dari Negar. Atau mungkin karena kampung ini, dianggap daerah terisoalsi sehingga tidak perlu diperhatikan”, tegas Shandy dalam nada retoris.(07/yb)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker