Daerah

Bimas Hindu Kota Mataram Selenggarakan Kegiatan Simakrama Dan Penguatan Dharmika


"Dimaksudkan untuk meningkatkan Sradha dan Bhakti serta membantu anak-anak mendapat pengetahuan lebih dimasa pandemi"

Mataram, JaringPos | Penyelenggara Bimas Hindu Kota Mataram Mengadakan Kegiatan Simakrama & Penguatan Dharmika dalam Meningkatkan Sradha dan Bhakti Bertempat di Banjar Karang Ujung, Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan pada Minggu, (11/72021).

Kegiatan diawali dengan pembacaan sloka Bhagavad Gita bab 3 sloka 35 oleh Saudara Putu Suardana dan Saudari Ni Nyoman Tri Santi, S.M. disusul laporan ketua panitia I Gusti Bagus Sakah Sumaragatha, S.H.


“Kegiatan pembinaan dharmika ini merupakan program dari Penyelenggara Bimas Hindu Kota Mataram,” ujar I Gusti Bagus Sakah Sumaragatha dalam laporannya.

I Gusti Bagus Sakah Sumaragatha menambahkan bahwa di kecamatan ampenan terdapat 4 penyuluh. Serta menginformasikan bahwa selama beberapa bulan terakhir, penyuluh sudah melakukan kegiatan pembelajaran untuk anak-anak di banjar setiap hari rabu dan sabtu serta kegiatan yoga tiap hari minggu.

“Semoga dengan adanya pembinaan dharmika khusunya di kecamatan ampenan ini bisa memotivasi dan meningkatkan sradha dan bhakti kita,” tandasnya.

Baca Juga:

Kegiatan yang dibuka oleh Ketut Edi Ariawan, S.Ag., M.Pd.H tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Genta Apritaura dan Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd.H.

Genta Apritaura adalah seorang Dharmika yang telah memiliki banyak Pengalaman yang nantinya bisa membimbing para dharmika yang ada di kecamatan Ampenan Khususnya. Sementara itu Ni Komang Wiasti, S.Pd., M.Pd.H adalah Dosen Institut Agama Hindu Kota Mataram.

“Semoga pembinaan Dharmika di kecamatan Ampenan bisa berjalan dengan baik dan lancar, semoga kedepannya kita bisa buat kegiatan yg lebih memasyarakat,” ujar Ketut Edi Ariawan.

Kemudian iapun menghimbau ibu-ibu yang hadir pada kegiatan tersebut untuk mendukung anak-anak mereka agar hadir ke pasraman yang sudah di programkan oleh penyuluh.

“Dimasa pandemi, proses belajar tatap muka sudah tidak dilakukan maka dengan adanya pasraman ini akan membantu anak-anak mendapat pengetahuan dan mengurangi pengunaan handphone pada anak,” ujarnya.

Ketua PHDI Kecamatan Ampenan I Wayan Weda yang juga turut hadir pada kegiatan tersebut, dalam sambutannya meminta masyarakat setempat untuk mendukung program-program yang dilakukan oleh penyuluh agar di Kecamatan Ampenan dapat dibentuk sebuah pasraman.

Salah seorang peserta bimbingan dari Kecamatan Ampenan Ni Nengah Padmi meluapkan kegembiraanya dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini dan boleh jujur selama saya menjadi dharmika dari tahun 1977 baru kali ini saya mendapat bimbingan seperti ini,” tandas Ni Nengah Padmi.(gdedharme)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker