BeritaDaerahKesehatan

Disdukcapil Sukses Bekerjasama Pencatatan Kelahiran dengan 7 Rumah Sakit dan Bersalin Swasta

Mataram, JaringPos | Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram H. Amran M. Amin, S.Sos sukses bekerjasama dengan 7 Rumah Sakit dan Rumah Bersalin Swasta di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Melalui kerja sama ini, setiap anak yang lahir pada tujuh RS tersebut dan orang tua ber-KTP Kota Mataram akan langsung mendapatkan tiga dokumen kependudukan secara gratis,” katanya dalam JumpaPers dengan Jaringpos.com, Selasa (30/11/2021).


Tiga dokumen kependudukan yang didapatkan itu adalah, akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA) dan kartu keluarga (KK). Pelayanan, dilakukan oleh petugas Disdukcapil berdasarkan laporan dari RS atau rumah bersalin tersebut.

“Dengan demikian, begitu orang tuanya pulang dari RS atau rumah bersalin, mereka sudah memiliki tiga dokumen kependudukan. Jadi orang tua tidak perlu lagi datang ngurus ke kantor kami,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kerja sama pencatatan kelahiran tersebut dilakukan karena selama ini proses pencatatan kelahiran di rumah sakit belum terlaporkan secara baik sehingga berimbas pada kurang tertibnya administrasi kependudukan.

“Karena itulah, melalui kerja sama ini kita berharap dapat meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan yang mudah dan cepat,” ucapnya.

Sebelumnya, Disdukcapil Kota Mataram juga telah melakukan kerja sama serupa dengan rumah sakit pemerintah dan Dinas Kesehatan (Dikes) setempat melalui 11 puskesmas se-Kota Mataram dan sudah berjalan dengan baik.

7 Rumah Sakit dan Bersalin Swasta

Adapun 7 rumah sakit dan bersalin swasta tersebut adalah, Rumah Sakit (RS) Metro Medika, RS Risa Sentra Medika, RS Antonius, RS Siloam, Rumah Bersalin Exonero, Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Permata Hati, dan RSIA Tresna.

“Kerja sama ini bisa menjadi tolok ukur terhadap tingkat kepuasan layanan masyarakat, sebab melalui kerja sama ini masyarakat bisa terlayani dengan cepat dan mudah,” tuturnya.

Menurutnya, dengan perkembangan teknologi saat ini RS swasta bisa langsung memasukkan data-data terkait kelahiran terutama pasien yang berasal dari Kota Mataram sehingga bisa memberikan efektifitas dan efisiensi dalam penerbitan dokumen kependudukan.

“Ini bagian dari peningkatan dan pendekatan layanan masyarakat, sehingga dengan hadirnya kerja sama ini, orang tua tidak perlu lagi datang ke Disdukcapil mengurus pencatatan kelahiran,” tutupnya.

Dikesempatan lain JaringPos JumpaPers juga dengan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Mataram H. Hasmin.

“Kerjasama pencatatan kelahiran melalui 7 (tujuh) Rumah Sakit dan Bersalin Swasta yang ditanda tangani pada 6 Oktober 2021 lalu, kembali pada Rabu 24 November 2021. Disdukcapil Mataram melakukan penandatanganan PKS pencatatan kelahiran dengan Dikes, RSUD, Rumah Sakit Islam dan Rumah Sakit Harapan keluarga Mataram,” Imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung di Lesehan Gren Asri Mataram dihadiri oleh OPD terkait Lingkup kota Mataram, perwakilan pelaku Usaha, Lakpesdam NU, LPA dan Perwakilan Mahasiswa yang dirangkaikan dengan Rapat koordinasi penguatan sinergitas antar lembaga.

“Bahwa dengan ditandatanganinya PKS jilid 2 antara Disdukcapil dengan RSUD dan Dikes Kota Mataram maka tidak kurang dari 24 Poskesdes, 11 Puskesmas dan 9 Rumah Sakit Swasta dan 1 RSUD telah melayani pencatatan kelahiran (ibu melahirkan bawa pulang KK baru, Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak),” jelasnya. (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker