Berita

REGENERASI KEPEMIMPINAN DAN PEMBANGUNAN


Penulis: Emanuel Lalong
Pekerjaan: Petani

REGENERASI KEPEMIMPINAN DAN PEMBANGUNAN
Dalam sejarah Indonesia merdeka, kita kerap kali diperhadapkan pada proses Regenerasi Kepemimpinan ( saya focus berbicara pada pemimpin Organisasi Negara,Pemerintah, DPRD ); konsekuensinya, Pemimpin muncul silih berganti. Seiring dengan itu dinamika pembangunan bangsa kita terus berubah dengan menampilkan kesan yang bervariasi; terkadang Dinamis-maju namun juga statis bahkan mundur-buruk. Pertanyaan kita adalah : Apakah gerakan Maju- Mundur Pembangunan kita sebagai Taken for granted ? jika ya, maka Apa relevansi Pembangunan Nasional ketika diperhadapkan dengan proses Regenerasi Kepemimpinan ? jawaban pertanyaan ini adalah hal substansif yang sering menjadi Kabur dalam Tekad perjuangan untuk kebanyakan Pemimpin masa kini
Persoalan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ), persoalan moralitas pejabat, persaingan yang tak sehat dalam tubuh birokrasi dan sikap diskriminatif dalam pembangunan kita merupakan bukti nyata kegagalan generasi dalam memaknai hikmah yang terkandung pada proses Regenerasi Kepemimpinan dalam relevansinya dengan Pembangunan Bangsa. Sebagai konsekuensinya kondisi obyektif masyarakat yang masih bergumul dengan berbagai persoalan antara lain rendahnya mutu sumber daya manusia ,kemiskinan structural,kesempatan kerja yang terbatas, masih terdapatnya penduduk miskin dan pengangguran ,masalah penegakan supremasi hukum dan HAM, gangguan keamanan, ketentraman dan ketertipan masyarakat, masalah –masalah pertanahan,partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah,sarana dan prasarana pembangunan yang belum menunjang percepatan pertumbuhan pembangunan.akibatnya kondisi kehidupan masyarakat terus memburuk; kemiskinan, pengangguran tetap menjadi bagian dari kehidupannya. Masalah yang sering terjadi pada regenerasi kepemimpinan kita juga disebapkan oleh kebudayaan-kebudayaan sebelumnya (pemimpin sebelumnya),regenerasi kepemimpinan kita tidak mampu untuk melakukan inovasi terhadap pembangunan daerah . Masa depan bangsa kita dan khususnya daerah yang kita cintai ini dapat di ketahui dengan membaca bayangannya yang kita namakan dengan Pembangunan; jika Pembangunan buruk dapat di pastikan masa depan bangsa kita buruk juga, begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, proses Regenerasi Kepemimpinan harus mampu memperteguh tekad Generasi sekarang dan mendatang untuk menjaga kesinambungan sejarah bangsa dan bila perlu mengembangkanya sesuai kebutuhan dan Tuntutan Zaman ( up to date ). Dengan demikian Pemimpin harus tegas dalam upaya meminimalisir persoalan yang menghambat Pembangunan. Seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia demi menunjang pelaksanaan Pembangunan yang baik dan benar. Penegasan itu tidak saja dengan Pemaknaan secara teoritis ( melalui seminar, diskusi ) melainkan secara nyata dalam bertindak.
Dalam konteks pilkada yang beberapa bulan lagi akan dilakukan masyarakat manggarai barat diperhadapkan dengan calon-calon yang berkompeten dibidangnya.(tulisan ini meskipun belum memasuki tahapan pendaftaran,namun bukan tidak mungkin kita akan berhadapan dengan orang-orang yang akan mencalonkan melalui partai politik untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah). Pemilihan kepala daerah (pilkada) bukan hanya seremonial pergantian pemimpin semata tetapi lebih Dari itu tentu kita semua menginginkan pesta demokrasi ini melahirkan pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Pilkada merupakan juga bagian dari mengevaluasi cara berpikir tentang orang yang tepat untuk memimpin yaitu apakah kita memilih yang bermulut manis dan akan memetik buah yang pahit? ataukah kita memilih calon pemimpin yang banyak bicara tapi tidak bekerja? ataukah kita memilih pemimpin yang banyak bekerja dan banyak bicara? Atau yang sedikit bicara tapi banyak kerja?
Tentu untuk menjawapi pertanyaan ini kita perlu sedikit waktu untuk merenungkan diri selamat menyongsong tahun politik pilkada. Kiranya Pilkada yang akan datang akan melahirkan pemimpin yang amanah.suara rakyat adalah suara Tuhan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker