BeritaDaerahHukum

Kembali Manganiaya Ibu Kandung, Seorang Anak Pernah Membunuh Ayah Kandung

Bima, JaringPos | Terjadi tindak pidana penganiyaan seorang anak pada ibu kandung di Dusun Ndora Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Berawal KML terjadi cekcok dengan adik kandungnya FR, sehingga KML langsung mengambil sebilah pisau di dalam rumahnya dan di gunakan untuk mengancam FR, Ibunya NRM melerai keduanya,” Selasa (28/12/2021).


Dari melerai cekcok tersebut ibu kandungnya NRM terkena sabetan pisau di bagian perut sebelah kiri. Akibat panik karna ibunya terkena sabetan pisau KML langsung kabur dari rumah.

“Kemudian di kejar oleh pamannya HSN dengan membawa senjata tajam berupa parang, sehingga terjadi Penganiyaan terhadap KML,” kata Pol PP Amrin.

KML mengalami luka sabetan di bagian atas kepala sebanyak 6 kali bacokan, luka di bagian punggung belakang sebanyak 4 kali bacokan. Luka dibagian telinga kanan (sobek) dan luka bacok pada lengan kanan 2 kali dan luka bacok pada lengan kiri 1 kali. HSN juga terluka pada bagian alis kanan, luka pada jari-jari tangan kanan dan luka gores pada lengan kiri.

“Korban ibu kandungnya NRM di larikan ke Puskesmas Woha dengan bantuan keluarga serta warga lainnya guna mendapat pertolongan medis,” imbuhnya.

Anggota Polsek woha yang di pimpin oleh Kanit SPKT I AIPDA M.IHWAN mendapat laporan terkait adanya informasi kejadian tersebut langsung menuju ke Desa Naru dan mendapat informasi bahwa keberadaan KML dan HSN di salah satu rumah warga dan langsung di lakukan evakuasi dan pengamanan terhadap keduanya.

IMG 20211228 WA0041-JaringPos

“KML di bawa ke Puskesmas
Woha sementara HSN di bawa ke Puskesmas Belo untuk mendapatkan perawatan medis,” tuturnya.

Suasana di TKP Desa Kalampa setelah kejadian terpantau aman terkendali.

Sebelumnya pelaku KML

Pelaku KML sebelumnya pernah melakukan pembunuhan terhadap bapak kandungnya dan di duga depresi sehingga sering mengancam keluarga serta masyarakat lainnya.

“Entah apa yang membuat KML tidak dijerat dan dipenjara dengan hukuman yang maksimal, sehingga bebas keluar penjara sampai kembali melakukan penganiayaan pada ibu kandungnya,” ungkap warga.

Kemudian HSN merasa kesal atas perlakuan dan tindakan KML terhadap orang tua dan kakak kandungnya sendiri, membuat HSN melakukan penganiayaan pada KML.

“Keluarga korban diarahkan untuk melaporakan kejadian tersebut secara resmi di kantor Polres Bima guna untuk di proses hukum,” ucap Kanit SPKT I AIPDA Ihwan.

Kiranya agar Bhabinkamtibmas Desa Kalampa memberikan himbauan kepada keluarga korban dan masyarakat lainnya agar tidak melakukan tindakan melawan hukum serta bersama menjaga kamtibmas paska kejadian tersebut. (DUM/*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker