BeritaDaerah

Hujan Lebat Sungai Meluap, 248 Rumah Warga Bima NTB Terendam Banjir

Bima, JaringPos | Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (27/11), pukul 13.29 waktu setempat menyebabkan debit Sungai Kendo meluap sehingga menyebabkan 248 rumah warga terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima melaporkan delapan kelurahan pada empat kecamatan terdampak banjir adalah Kelurahan Kendo, Ntobo dan Penaraga di Kecamatan Raba; Kelurahan Nungga di Kecamatan Rasanae Timur; Kelurahan Jatibaru Barat dan Melayu di Kecamatan Asakota serta; Kelurahan Na’e dan Sarae di Kecamatan Rasanae Barat.


Dalam keterangan yang diterima dari BNPB, menyatakan Banjir dengan tinggi muka air 10 sampai 40 sentimeter juga merendam satu hektare lahan pertanian.

BPBD setempat melaporkan kondisi terkini pada Sabtu (27/11/2011) pukul 20.43 waktu setempat, hujan telah berhenti mengguyur wilayah Kota Bima. Dan, banjir-banjir pun telah surut yang menyisakan material lumpur dan sampah.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang pada 27 sampai 29 November 2021 di wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Kota Bima, Dompu.

Adapun peringatan dini gelombang tinggi yang mencapai 2 meter atau lebih di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan dan Samudera Hindia.

Kajian inaRISK menunjukkan Kota Bima memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada lima kecamatan, meliputi Kecamatan Raba, Rasanae Timur, Asakota, Rasanae Barat dan Mpunda.

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah dengan memantau prakiraan cuaca melalui laman BMKG dan memeriksa potensi bencana di wilayah sekitar melalui inaRISK. (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker