Pariwisata

Konsul Kehormatan Ukraina Siap Bekerjasama dengan AHLI di Bidang Pariwisata


Mataram, JaringPos | Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) berkesempatan menjalin kerjasama dengan Konsul Kehormatan Ukarina di Bali dalam berbagai bidang kerjasama di tengah pandemi seperti saat ini.

Hal tersebut disampaikan I Ketut Swabawa, Ketua Umum DPP AHLI (Association of Hospitality Leaders Indonesia) saat menghadiri Peringatan 30 tahun Kemerdekaan Ukraina.


Kedatangan Ketut Swabawa, CHA disambut langsung oleh I Nyoman Astama, SE., MM.,. CHA selaku Konsul Kehormatan Ukarina di Bali. Di kutip Jaringpos.com, Selasa (24/8/2021) di Konsul Kehormatan Ukarina di Denpasar.

Selain menyampaikan ucapan selamat, Ketut Swabawa juga menyampaikan harapannya agar bisa terwujud kerjasama antar pelaku pariwisata di Indonesia dan di Ukraina.

Konsul Kehormatan Ukarina di Bali, I Nyoman Astama, SE.,MM.,CHA menyambut baik hal tersebut dan menjelaskan begitu banyak yang bisa dikerjasamakan ke depannya.

Baca Juga:

Menurutnya, selain kepariwisataan secara industri tunggal, sektor pendidikan juga sangat menarik untuk dikerjasamakan di mana mahasiswa dari Indonesia dapat berkunjung dan menempuh pendidikan termasuk pariwisata sambil bekerja di sana. Sebaliknya, kampus-kampus di Ukraina juga menjadikan Bali dan Indonesia sebagai salah satu sentral pariwisata dunia.

Nyoman Astama menyampaikan saat kunjungannya ke Ukraina bulan Agustus-September 2020, dirinya banyak menerima masukan dan pertanyaan terkait kerjasama industri dan lembaga pendidikan pariwisata.

“Apabila Border Internasional resmi dibuka, Maret 2022 kami berencana akan mengikuti pameran kepariwisataan di Ukraina dengan mengajak beberapa rekan hotel, ekonomi kreatif, travel agent, usaha makanan dan minuman, pengelola destinasi wisata dan perguruan tinggi pariwisata dari Indonesia,” papar Nyoman Astama yang juga Representative of UCCI di Indonesia saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).

Sementara itu, Ketut Swabawa, CHA, Ketua Umum DPP AHLI periode 2021-2022 menyampaikan bahwa asosiasi yang dipimpinnya saat ini terdiri atas para pimpinan dari 4 sektor yakni usaha perhotelan, usaha makanan dan minuman, usaha perjalanan wisata serta perguruan tinggi pariwisata.

Swabawa mengatakan AHLI menganut konsep kolaborasi yang strategis antar anggota dari berbagai sektor dengan tujuan mengakselerasi program- program yang konkrit, measurable dan targetable.

Menurutnya, jika mau lebih cepat, Indonesia harus memberi ruang yang luas bagi pengusaha untuk berkolaborasi agar bisa lebih cepat keluar dari situasi ekonomi yang masih sulit akibat COVID-19 ini.

“Melalui 18 DPD yang telah terbentuk formasinya dan akan kami kukuhkan pada 27 September mendatang, maka program DPP semakin cepat meluas di daerah-daerah melalui DPD tersebut,” kata Swabawa yang juga Direktur Utama Stanagiri Management Intl.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan tersebut dengan membuat nota kesepahaman bersama antara A.H.L.I bersama Ukrainian Chamber of Commerce & Industry (UCCI, yakni badan sejenis KADIN di Indonesia).

Swabawa menjelaskan akan mengarahkan Kabid kerjasama industri dan Kabid Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri DPP AHLI untuk menindaklanjuti hal tersebut terkait hal-hal substantif.

“Jika semua telah didiskusikan, kita buat MOU signing ceremony saat puncak deklarasi nasional AHLI di Jakarta nanti. Jadi kerjasama industri luar negeri ini adalah langkah awal AHLI dalam menyongsong era next normal tourism. Anggota akan mendapatkan manfaatnya terutama yang menyasar overseas market,” pungkas Swabawa. Katanya (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker