Berita

Kementerian PUPR RI Alokasikan 1, 31 Triliun Untuk Infrastruktur Pariwisata Mabar


Labuan Bajo.jaringos __ Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI mengalokasikan dana Rp1,31 Triliun untuk pembangunan infrastruktur pada lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas di Labuan Bajo. Pembangunan infrastruktur KSPN tersebut, meliputi bidang sumber daya air, pembangunan Bidang Jalan, jembatan, bidang pemukiman dan bidang perumahan, demikian disampaikan Bupati Dulla melalui  pesan aplikasi WhatsApp, Sabtu (25/4/2020).

“Pembangunan Infrastruktur untuk KSPN Labuan Bajo pada tahun 2020 sangat besar. Pembangunan tersebut meliputi bidang Jalan, jembatan, Air, pemukiman dan bidang perumahan. Dan saat ini saya bersama Kepala Satker, Pak Yanuar meninjau lokasi yang nanti akan dibangunkan infrastrukturnya,” Tulis Dula.


Secara rinci, Bupati Gusti menjelaskan pembagunan Infrastruktur di KSPN Labuan Bajo yang meliputi bidang sumber daya air sebesar Rp 67,7 miliar, dengan sasaran  pembangunan sarana-prasarana pengaman Pantai Loh buaya, Pulau Rinca. Kemudian, pembangunan bidang jalan dan jembatan, peningkatan jalan Kawasan Pariwisata Waecicu dan pembangunan jalan akses Pelabuhan, sebesar Rp 420,1 miliar. Bidang permukiman sebesar Rp 646,3 miliar, untuk penataan Kawasan Pantai Marina – Bukit Pramuka dan penataan Kawasan Puncak Waringin.  Bidang perumahan sebesar Rp174,5 miliar untuk pembangunan baru rumah swadaya pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 315 unit.

Dikatakan Bupati Gusti, untuk dukungan konektivitas pada KSPN Labuan Bajo, Kementerian PUPR RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang, Ditjen Bina Marga telah memulainya dengan penandatanganan 5 (lima) paket pekerjaan.

“Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, telah memulai dengan penandatanganan 5 paket pekerjaan,” jelasnya.

Baca Juga:

Kelima paket tersebut sambung Bupati Gusti, anatara lain. Pertama, peningkatan jalan dan penataan trotoar serta Drainase di KSPN Premium Labuan Bajo yaitu di Jalan Soekarno-Hatta Atas sepanjang 9,97 kilometer dengan anggaran Rp 55,8 miliar.

Kedua, jalan Soekarno-Hatta Bawah sepanjang 10,05 Km dengan anggaran Rp41,6 miliar. Ketiga, Jalan Simpang Pede sepanjang 20,03 Km dengan anggaran sebesar Rp 84 miliar. Keempat, Jalan Yohanes Sahadun, sepanjang 20,23 Km dengan anggaran Rp 46,7 miliar. Kelima,  peningkatan Jalan Kawasan Pariwisata Wae Cicu sepanjang 4 kilometer, dengan anggaran R21,7 miliar.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dengan anggaran yang sangat besar ini secara perlahan dapat mengimbangi Pariwisata di Labuan Bajo yang naik ke level Premium.

“Saya pikir pembangunan infrastruktur dengan nilai triliun ini dapat mengimbangi pariwisata premium di Labuan Bajo. Karena itu kepada investor tetap welcome ke Manggarai Barat,” ajaknya.

Pihaknya berharap, semua paket pekerjaan dikerjakan pada tahun ini, sambil berdoa dan berharap agar wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) segera berlalu.

“Saya berharap semua paket pekerjaan KSPN bisa dikerjakan pada tahun ini, walau wabah COvid-19 masih melanda bangsa kita. Mari kita sama-sama berdoa, agar wabah ini segera berlalu dan aktivitas pembangunan dalam mendukung sector pariwisata di Manggarai Barat normal Kembali,” tulis  Bupati Dulla melalui pesan whatsApp dengan penuh harap.(07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker