BeritaDaerahNasional

Polisi Ungkap 3 Wanita Pekerja Kafe di Bali Disekap di Ruang Kedap Udara

Buleleng, JaringPos | Tiga wanita pekerja kafe yang menjadi korban penyekapan di Bali disekap di ruang kedap udara. Satu dari tiga wanita itu harus dilarikan ke rumah sakit karena ditemukan lemas hingga muntah-muntah.

“Ada salah satu dari mereka itu sakit, muntah-muntah. Di ruangan (penyekapan) itu kan tidak ada ventilasi, jadi pengap,” kata Kasi Humas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya kepada detikcom, dikutip JaringPos, Jum’at (24/12/2021).


Akibatnya, wanita berinisial YUP alias Yosi tersebut dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan dua temannya dibawa ke Polres Buleleng.

Sumarjaya menegaskan saat ini waitress berinisial YUP alias Yosi itu sudah dalam keadaan baik atau sehat. Penyebab wanita itu sakit diprediksi karena minum minuman beralkohol dan akhirnya muntah sehingga menjadi lemas.

“Lemas saja dia, muntah. Endak sampai endak sadarkan diri. Ya (tenaganya terkuras akibat muntah mabuk alkohol),” jelas Sumarjaya.

Meski demikian, wanita tersebut tidak memerlukan waktu lama di rumah sakit. Ia hanya dilakukan pemeriksaan kesehatan saja oleh dokter dan sudah diizinkan pulang pada Kamis (23/12) siang. Ia tidak sampai menjalani rawat inap.

“Iya (dokter sudah menyatakan dia sehat). Sudah boleh pulanglah, berarti sehat,” ungkap Sumarjaya.

Setelah diizinkan pulang dari rumah sakit, wanita tersebut kemudian diajak ke Polres Buleleng untuk dimintai keterangan. Setelah diperiksa polisi, baru wanita tersebut diizinkan pulang ke tempat indekosnya.

Seperti diketahui, tiga orang wanita pekerja waitress disekap oleh operator kafe. Mereka disekap di Cafe Thedari di Jalan Teleng Nomor 2, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali.

Operator kafe berinisial MS (24) menyekap tiga wanita itu karena kesal mereka masih berpesta alkohol meski kafe sudah tutup. Ketiga wanita yang disekap tersebut berinisial PDA alias Putri (26), DF alias Dita (20), dan YUP alias Yosi (22).

Sumarjaya menuturkan, pada Kamis (23/12) sekitar pukul 05.00 Wita, Polres Buleleng mendapatkan telepon dari salah satu perempuan tersebut. Ia mengaku disekap di dalam kafe.

“Salah satu dari tiga orang yang ada di dalam kafe ini menelepon ke nomor Polres Buleleng dan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak bisa keluar karena terkunci atau dikunci,” terang Sumarjaya.

Mereka disekap di dalam ruangan yang tidak ada ventilasi udara sehingga terasa pengap. Mirisnya lagi, saat disekap, salah satu perempuan tersebut yang bernama Yusita dalam keadaan sakit dan muntah-muntah.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi. Sebab, satu dari perempuan yang disekap tersebut memberikan lokasi penyekapannya kepada polisi.

Sampai di lokasi, polisi langsung mendobrak pintu kafe tersebut. Akhirnya ditemukan ketiga perempuan tersebut dan satu orang kesehatannya sudah terganggu.

Dua orang perempuan berinisial PDA alias Putri dan DF alias Dita kemudian dibawa ke Polres Buleleng. Sementara satu perempuan yang sakit berinisial YUP alias Yosi dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Darat Wirasatya, Singaraja. (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker