Pariwisata

Badai Corona Menerjang Dunia, 1506 Pekerja Pariwisata Mabar Terhempas


Labuan Bajo- Jaringpos.com _ Gegara Corona, Industri turisme di Labuan Bajo sedang merana. Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi sebagian pekerja wisata pun tak terhadang. Sebanyak 73 karyawan yang bekerja dalam berbagai perusahaan jasa wisata di Labuan Bajo harus menerima kenyataan di PHK.

Keputusan PHK itu diambil pihak perusahaan sebab pasar wisata saat ini semakin lesu. PHK menjadi kompensasi atas kerugian yang diderita pihak perusahaan.


Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Manggarai Barat, dari 1657 total tenaga kerja yang tersebar di 92 perusahan bergerak di Industri Pariwisata di Manggarai Barat. Seperti tour and travel, hotel, restoran, dive centre, dan penginapan, dll.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mabar, Marselinus Sani Ngarung mengatakan, terdapat sebanyak 73 pekerja sektor pariwisata yang mendapatkan PHK. Kemudian, 1506 pekerja dirumahkan. Senin, (20/4/20).

“Itu laporan yang kami terima dari 92 perusahaan, dan masih banyak perusahaan yang belum melaporkan ke kami selain sektor pariwisata,” katanya.

Baca Juga:

Ia menyarankan agar tenaga kerja yang telah PHK maupun yang dirumahkan, untuk

mengikuti petunjuk kartu Prakerja dan diakses secara mandiri di situs www.kartuprakerja.go.id.

“Disitus ini mereka mendapatkan paket pelatihan, dan ada jenis pelatihan dilakukan secara online. Mereka langsung akses ke kementerian,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya.(07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker