Daerah

Inilah Nama 6 Penjabat Kades Persiapan Pemekaran di Kecamatan Elar Selatan


BORONG,jaringpos.com-Wakil Bupati Matim, Jaghur Stefanus kembali melantik 6 Penjabat Kepala Desa Persiapan Pemekaran dalam wilayah Elar Selatan.

Diketahui, pengambilan sumpah/Pelantikan 6 Penjabat tersebut berlangsung di Aula Paroki Mamba pada Rabu,(18/3/2020).


Berikut daftar Penjabat kepala desa persiapan pemkaran, diantaranya:

  1. Benediktus Mbalik, (Desa Gising Utara) Pemekaran Desa Gising.
  2. Albert M. Supardi, ( Desa Mamba), Pemekaran Desa Paan Waru.
  3. Ladislaus Ngilok, ( Desa Benteng Sipi), Pemekaran Desa Golo Wuas.
  4. Kristor Salur, (Desa Sopang Weru), Pemekaran dari Desa Langgasai.
  5. Agustinus Sinduk,( Desa Satar Gising), Pemekaran dari Desa Sangan Kalo.
  6. Stefanus Jafar,( Desa Kari Kende), Pemekaran Desa Nanga Meje

Sementara itu, Wabub Matim dalam sambutannya mengatakan, pelantikan ini bukan merupakan sekedar melengkapi struktur organisasi pemerintah desa semata, tetapi ada hal penting yang perlu dilihat yaituh tugas penjabat kepala desa yang memiliki peran dalam pembentukan desa definitif.

“Jadi, tidak main-main penjabat kepala desa yang dilantik hari ini”, ujarnya.

Baca Juga:

Kendati demikian, kata dia, ditangan bapa mereka desa persiapan itu kemudian menjadi desa definitif. Pejabat desa persiapan harus bekerja sama dengan kepala desa induk serta merangkul semua komponen yang ada termasuk perangkat desa dan masyarakat agar dapat saling membantu.

“Harus bahu membahu dalam menyukseskan dalam pembentukan desa definitif”, tandasnya.

HM 1-JaringPos

Menurutnya, Soal batas wilayah itu juga sangat penting antara desa yang satu dengan desa yang lain.

Masih kata Stefanus, Seorang penjabat desa persiapan pemekaran mempunyai peran penting jikalau desa persiapan menjadi desa defentif diantaranya:

Pertama, penetapan batas wilayah desa sesuai kaidah katopografis.

Kedua, pengelolaan operasional desa persiapan yang bersumber dari APBDes desa Induk paling banyak 30% dari Anggaran Dana Desa,(ADD).

Ketiga, pembentukan struktur organisasi, pengangkatan perangkat desa, penyiapan fasilitas dasar bagi penduduk desa, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan desa, pendataan bidang kependudukan, potensi ekonomi, iventaris pertanahan, serta pengembangan sarana ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Keempat, pembukaan akses perhubungan antara desa. Artinya, desa induk dan desa perispan pemekaran harus bekerja sama.

Selain itu, lanjutnya, ada beberapa tahapan untuk menjadikan desa persiapan menjadi desa definitif, diataranya:

Pertama, setelah Gubernur menerbitkan surat yang memuat kode register desa persiapan, bupati mengangkat pejabat kepala desa persiapan dari unsur pemps.

Kedua, penjabat kepala desa persiapan menyusun rencana kegiatan pembangunan desa persiapan bersama masyarakat desa yang ada di desa persiapan.

Ketiga, rencana kegiatan yang sudah disusun disampaikan  kepada kepala desa induk sebagai bahan penyusunan RKPDes sebagai angaran belanja desa persiapan.

Keempat, penjabat kepala desa persiapan melaporkan perkembangan pelaksanaa desa persiapan secara berkala setiap 6 bulan sekali kepada Bupati melalui Camat dan kepala desa induk.

fadd-JaringPos

Kelima, laporan kemudian disampaikan oleh Bupati kepada tim untuk dikaji dan diverifikasi

Keenam, tim melakukan kajian dan verifikasi terkait hasil pelaksanaan tugas penjabat kepala desa persiapan

Ketujuh, jika hasil kajian dan verifikasi dinyatakan layak menjadi desa, maka Bupati menyusun rancangan perda kabupaten tentang pembentukan desa.

Kedelapan, jika rancangan perda kabupaten disetujui bersama bupati dan DPRD, maka Bupati akan menyampaikan rancangan perda kepada Gubernur untuk dievaluasi.

“Hari ini saya lebih banyak menyampaikan soal ketentuan tentang desa persiapan”, pungkasnya.

Olehnya itu, lanjutnya, Jika hasil kajian dan verifikasi dinyatakan desa persiapan tidak layak menjadi desa induk atau desa definitif, maka desa persiapan dihapus dan dikembalikan ke desa induk.

Dia menambahkan, Mengingat semua tahapan-tahapan sangat penting untuk dilaksanakan, maka penjabat kepala desa harus benar-benar siap mengembankan tugas yang sudah dipercayakan. “Saya atas nama pemerintah Kabupaten Manggarai Timur meminta perhatian saudara-saudara yang baru dilantik supaya bekerja dan laksanakan tugas sunguh-sunguh dan penuh tanggung jawab sesuai dengan fungsi tugas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, cetusnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Elar Selatan, Kepala Puskesmas Wukir, Kepala Puskesmas Mamba, Kadis Kominfo Matim, Kadis Koperindag Matim, Anggota DPRD Matim, Kadis DPMD Matim, Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Elar Selatan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, warga dan masyarakat Elar Selatan.*(NL/005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker