Daerah

Pemerintah Desa Watu Galang Bersama Warga Memburu Sumber Mata Air


Labuan Bajo,jaringpos – Krisis air minum bersih yang menimpa warga Kampung Nara, Desa Watu Galang, Kec. Mbeliling saban tahun, menggugah ‘ naluri kepedulian’ Kepala Desa ( Kades), Ferdinan Mboli dan perangkatnya dengan membuat sebuah ‘terobosan kreatif’. Sang Kades ‘mengorganisir’ para pembantunya dan belasan warga Dusun Nara untuk ‘mendeteksi dan memburu’ sumber mata air baru di sekitar area ‘tangkapan air’ yang ditumbuhi pepohonan dekat kampung itu. Kegiatan yang bertajuk ‘ Warga memburu Saudari Air’ itu, terjadi pada Kamis, (17/1/2020).

IMG 20200117 074140-JaringPos


Ferdinand berhasil ‘ menodong’ warga menyisir wilayah hutan yang berjarak 1200 meter dari kampung Nara guna menemukan titik mata air yang diyakini debit dan volumenya lebih besar dari sumber mata air yang menjadi ‘ tumpuan warga’ sebelumnya. Kepada media Jaringpos.com, Ferdinand menginformasikan bahwa sebelumnya warga Dusun Nara hanya mengandalkan satu titik mata air, yaitu Mata Wae Sapo Desat. Namun, debit dan volume air ini terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan air minum dan urusan rumah tangga lainnya di Kampung itu. Efeknya adalah mereka selalu kekurangan ‘ pasokan air bersih’ kala musim kemerau tiba.

Tini Tadeus 3-JaringPos
Kerja keras para perangkat desa dan belasan warga itu, akhirnya membuahkan hasil. Mereka sukses menemukan dan mendapatkan dua sumber mata air yang debit dan volumenya lebih besar dari Mata Wae Sapo Desat. Kedua mata air itu adalah Mata Wae Dencang dan Mata Wae Pumpuk.

IMG 20200111 220137-JaringPos
Rencananya pada tahun 2020 ini, demikian Ferdinand ‘ program pengadaan air bersih di Desa Aatu Galang akan diintegrasikan dengan Dusun Lokot yang dibiayai oleh Dana Desa. Diharapkan persoalan air minum bersih akan kelar pada tahun ini juga.
Seorang warga, Viktorianus Sudion yang terlibat aktif dalam kegiatan ‘ pencarian sumber mata air’ itu sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kepala Desa dan perangkatnya yang telah berinisiatif mengatasi persoalan krisis air minum bersih yang menimpa desa ini. Viktor yakin bahwa, dengan mengoptimalisasi penggunaan dua sumber mata air yang baru itu, maka warga tidak akan mengeluh lagi tentang kelangkaan sumber air di Desa itu.
Lebih lanjut Kades Watu Galang, Ferdinand Mboli menegaskan bahwa kegitan ini bertujuan untuk penambahan jumlah debit air dari dua sumber mata air yang ditemukan itu. ” Tugas kami sebagai pelayan publik di levek Desa memastikan tidak terjadi lagi masalah kekurangan air bersih setelah diresmikan kegiatan Program Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas)”, tegas Mboli.(07/yb)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker