Hukum

Reserse Polres Mabar Amankan Pelaku Kejahatan Narkoba di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo


Labuan bajo,jaringpos – Satuan Reserse Narkoba Polres Manggarai Barat mengamankan satu orang pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu.

Kapolres Mabar AKBP Handoyo Santoso, S.I.K, M.Si, Jumat (14/2/2020) mengatakan Satuan Reserse Narkoba Polres Mabar menangkap pelaku bernama Heru Akbar alias Heru pada Rabu, 15 Januari 2020. Pelaku ditangkap di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo sekitar pukul 23.00 Wita.


Pelaku merupakan warga asal Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan. Selama ini bermukim di Kompleks MTS Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo. Pelaku diketahui berprofesi sebagai seorang Sales Promotion Girls, sebuah jenis Handphone.

 

Dari tangan Heru, polisi menyita narkotika jenis sabu-sabu kristal, tiga paket plastik klip bening yang di dalamnya berisi serbuk putih kristal yang diduga narkotika jenis sabu  dengan berat keseluruhan 0,73 gram.

Baca Juga:

“Polisi menggeladah pelaku di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo. Hasil penggeledahan pelaku, polisi mendapatkan barang bukti berupa 1 unit HP merek Vivo, rokok Gudang Garam Surya 16, 1 buah tabung kaca dan pipet plastik,” ungkap Handoyo saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah awak media, Jumat (14/02/2020).

 

Pemeriksaan sementara, jelas Handoyo tersangka diduga sebagai pengguna. Pihaknya akan mendalami apakah tersangka termasuk dalam jaringan atau pengedar. Demikan juga asal-usul sabu-sabu juga belum dipastikan.

Akibat perbuatannya, tersangka diduga melanggar pasal 112 Ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Heru terancam hukuman pidana dengan masa hukuman paling singkat 4 tahun dan maksimal 12 tahun dengan denda Rp 800 Juta dan maksimal 8 milliar.

Handoyo berharap, masyarakat maupun tokoh agama dan stakeholder lainnya berpartisipasi untuk sama- sama memerangi narkoba.(07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker