BeritaDaerahNasional

Basuki Minta Lereng, Bahu dan Median Jalan Bypass BIL-Mandalika Dibenahi


Jakarta, JaringPos | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan Jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Madalika harus diselesaikan dengan baik.

Dia meminta para penggarap proyek memperhatikan penanganan lereng, bahu dan median jalan yang terdapat di sepanjang Jalan Bypass BIL-Mandalika.


“Saya minta agar lereng, bahu dan median betul-betul diperhatikan dan ditangani dengan rapi dan tidak meninggalkan sisa pekerjaan,” kata Basuki dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).

Jalan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,36 kilometer dibangun untuk mendukung event ajang balap motor Internasional seperti World Superbike (WSBK) yang akan digelar pada November 2021 dan MotoGP pada Maret 2022 di Sirkuit Mandalika.

Melalui jalur tersebut, jarak antara Bandara menuju area Sirkuit Mandalika dapat ditempuh hanya dengan waktu 15 menit. Hal itu berbeda dengan jalan eksisting yang waktu tempuhnya lebih dari 45 menit.

Baca Juga:

Terlebih jalan ini berada di lokasi wisata, pekerjaan Kementerian PUPR harus rapi dengan kualitas terjaga.

“Saya lihat finalisasinya sudah bagus, baik kondisi jalan maupun bahunya sudah rapi walau tanpa perkerasan,” ujarnya.

Selanjutnya, Basuki juga meminta sepanjang sisi Jalan Bypass BIL-Mandalika dipasang pembatas untuk menghindari warung-warung kali lima yang berjualan di pinggir jalan sehingga dapat mengganggu para pengendara yang melalui jalan tersebut.

“Supaya jadi contoh jalan bebas hambatan yang baik, saya minta untuk dibuat pembatas jalan sepanjang 17 kilometer ini, agar warung-warung di pinggir jalan tidak tumbuh tak terkendali yang akan mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan,” ujarnya. Dikutip Jaringpos.com dari Kompas.com, Jum’at (12/11/2021).

Penghijauan juga harus dilakukan di sepanjang ruas jalan untuk meningkatkan keindakan.

“Median dan bahu jalannya agar ditanami rumput, termasuk lereng juga dilakukan penghijauan, agar tidak terlihat kering, misal dengan geomat atau hidroseeding,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat Reiza Setiawan mengatakan pembangunan jalan utama telah selesai dan siap diresmikan.

Jalan Bypass BIL-Mandalika dilengkapi 2 jembatan, 11 overpass, dan 3 jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar,” katanya.

Pembangunan Jalan Bypass BIL– Mandalika terdiri dari 3 paket pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar Rp 705 miliar.

Paket 1 sepanjang 4,30 kilometer dengan kontraktor PT Nindya Karya-PT Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar Rp 199 miliar.

Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 kilometer, kontraktornya PT Adhi Karya (Persero) Tbk- PT Metro Lestari Utama (KSO) dengan anggaran senilai Rp353 miliar.

Selanjutnya untuk Paket 3 sepanjang 3,36 kilometer, kontraktornya oleh PT Yasa Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp 152 miliar.

Keberadaan Jalan Bypass BIL-Mandalika diklaim dapat mengurangi waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula 45 menit menjadi 15 menit dengan jumlah lajur dari semula 2 kini menjadi 4 lajur.

Saat ini jalan tersebut juga telah menjadi salah satu spot swafoto warga yang melintas, karena merupakan salah satu ikon baru di kawasan Mandalika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker