Pariwisata

Indahnya Pantai Wane, Bisa Menyaksikan Lumba-lumba Menari


Bima, JaringPos | Pantai Wane, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dahulu terkenal dengan kawasan zona merah paling horor karena kabar banyaknya begal. Namun itu dahulu, kini wilayah tersebut menjadi wilayah aman dari kejahatan.

Itu berkat semua komponen masyarakat di sana menyadari adanya potensi rezeki dari pantai tersebut. Pantai Wane memiliki keindahan menakjubkan di antara deburan ombaknya. Dikutip Jaringpos.com dari Viva.co.id, Selasa (12/10/2021).


“Pantai tersebut pun sangat menawan dengan atraksi lumba-lumba yang melompat di antara perahu para wisatawan yang datang. Bahkan, wisatawan bisa menikmati keindahan ‘tarian’ lumba-lumba dari jarak sangat dekat”, ujarnya.

Ombak pantai wane Kabupaten Bima NTB.

Pantai Wane berubah dari wilayah yang manakutkan ke tempat paling direkomendasi untuk dikunjungi, salah satunya berkat Komunitas Sadar Wisata Pesona Labibano. Komunitas tersebut tak kenal lelah mengampanyekan keamanan dan keindahan Pantai Wane.

Baca Juga:

Mereka sempat mendapat cibiran di media sosial. Masyarakat banyak yang meragukan soal keamanan di lokasi itu karena trauma kabar adanya begal di sana. Namun secara perlahan paradigma masyarakat berubah soal pantai tersebut.

“Satu per satu pengunjung datang dan membuktikan keindahan serta keamanan pantai. Bahkan keberadaan lumba-lumba yang awalnya dianggap sebagai sebuah mitos, malah terbukti kebenarannya,” tuturnya.

Dengan keramahan para penduduk, lokasi yang aman dan pantai yang menawan dengan atraksi lumba-lumba membuat kabar buruk yang menyelimuti pantai tersebut pudar dan kini menjadi destinasi wisata baru yang indah bagi setiap orang.

IMG 20211012 181010-JaringPos

“Kita terus berusaha menata serta mencoba memberikan pemahaman terhadap warga sekitar terkait manfaat wisata dan bermanfaat bagi masyarakat setempat serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” kata Ketua Komunitas Sadar Wisata Pesona Labibano, Juliansyah Darmawan.

Dia mengatakan, masyarakat di sana mulai sadar wisata. Kini pengunjung mulai berdatangan. Masyarakat juga telah membuka usaha kuliner di pantai tersebut dengan harga terjangkau. Pengunjung dapat menikmati ikan bakar hasil tangkapan nelayan dan langsung menyantapnya di tepi pantai. (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker