Hukum

Menko Maritim Minta Syahbandar Tertibkan Kapal Yang Berlabuhan


Labuan Bajo- Jaringpos.com Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, sebelum take off menuju Lombok Mataram Nusa Tenggara Barat meminta otoritas bandara Labuan Bajo menertibkan sejumlah kapal wisata dan kapal lainnya.

Menteri Luhut menegaskan kebersihan Kota Labuan Bajo menuju destinasi wisata dan menyambut the group of twenty atau G 20, hendaknya sampah-sampah maupun kapal yang berlabuh di pintu masuk Labuan Bajo diatur dan ditata secara rapi dan terarah di satu jalur atau titik.


Menurut menambahkan daerah Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat merupakan daerah yang sangat indah, jauh dari Macau dan kota-kota lainnya di dunia.

fadd-JaringPos

“Kalau Hari peduli sampah nasional (HPN) di kerahkan 10 ribu orang untuk membersihkan sampah di Labuan Bajo Saya minta pihak otoritas Syahbandar Labuan Bajo segera menertibkan kapal-kapal wisata yang berlabuh di dermaga maupun di luar Dermaga agar memudahkan jalur lalu lintas laut keluar dan masuk,” tegas Luhut Binsar Panjaitan.

Baca Juga:

Dia mengatakan saya akan memanggil Syah bandarnya agar segerah menata kapal yang berlabu secarah baik. Sehingga kelihatan indah rapih seindah alamnya. Jangan asal berlabuh, imbuh Luhut.

Kepala Syahbandar Labuan Bajo, Simon Baon saat dikonfirmasi oleh media Sabtu,7/3/2020, mengatakan pihaknya akan mengambil langakah cepat untuk   mengumpulkan para pemilik kapal dan Nahkoda kapal kemudian, diarahkan untuk berlabu di satu lokasi.

“Menko maritim dan ivestasi panggil saya dan telah menyampaikan hal ini. Menteri minta dalam tempo tiga hari harus sudah laksanakan dan kita siap laksanakan, “ucap Simon.

HM-JaringPos

Simon mengatakan untuk Labuan Bajo telah ada keputusan Menteri Perhubungan Kmp. 898.2018, tentang alur labu kapal. Pemimpin sebelumnya kata Simon telah menindak lanjuti alur labu kapal, namun masyarakatnya kurang sadar “Alur labu angker kapal titik koordinatnya di arah selatan Labuan Bajo dan depan Pulau Monyet, “jelasnya.

Simon memastikan dalam tempo tiga hari akan di lakukan bagi yang tidak taat aturan akan dikenakan sangsi berupa suratnya di cabut atau tak diizinkan berlayar, tutup Simon. (07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker