Berita

Pasien PDP Asal Sumbawa Meninggal di RS Siloam Labuan Bajo, Ini Kronologisnya


Labuan Bajo, Jaringpos.com _ Merespon informasi yang berkembang di tengah masyarakat Labuan Bajo, terkait satu orang pasien berinisial INW (74), warga Kab. Sumbawa, NTB, yang meninggal di RS. Siloam Labuan Bajo, Kemarin subuh 6/4-20, pukul 04.00 wita, secara resmi kami menginformasikan bahwa, pasien INW yang meninggal dunia berstatus PDP ( Pasien Dalam Pengawasan).

Adapun kronologi perjalanan hingga kematian pasien, adalah sebagai berikut:


Tanggal 4 April 2020, pukul 19.00 wita, pasien INW dibawa ke Puskesmas Labuan Bajo oleh keluarga dengan keluhan sesak nafas.

Kemudian, petugas Puskesmas Labuan Bajo melakukan anamnese (wawancara mendalam) dan screening untuk menanyakan riwayat perjalanan sesuai SOP penanganan Covid-19. Pihak keluarga mengaku, bahwa pasien sudah lama tinggal bersama anaknya di Labuan Bajo dan bukan datang dari daerah lokal transmisi Covid-19.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas kesehatan di Puskesmas, pasien tersebut dirujuk ke RSUD Komodo. Sekitar pukul 19.45 Wita, Dokter melakukan pemeriksaan anamnese serta screening ulang sesuai SOP penanganan Covid-19. Pihak keluarga mengaku pasien INW memiliki riwayat penyakit asma dan pasien sudah berdomisili lama di Labuan Bajo.

Baca Juga:

Karena keadaan secara umum pasien semakin sesak nafas dan tidak ada tanda-tanda perubahan, maka dokter penanganggung jawab UGD memutuskan untuk merujuk pasien INW ke RS Siloam Labuan Bajo pada tanggal 5 April 2020, pukul 01.10 wita. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan radiologi (rontgen). Dari hasil radiologi didapatkan ada Stemi, CKD (Chronic Kidney Disease/gagal ginjal kronis), dan Pleural Pneumonia. Selanjutnya, pasien INW dirawat di ruang isolasi UGD RS Siloam.

Sekitar pukul 16.00 wita, Duty Manager RS Siloam mencurigai pasien INW dan keluarganya tidak memberikan informasi yang sebenarnya mengenai riwayat perjalanan pasien INW.

Hal ini diketahui dari informasi salah seorang perawat di IGD RS Siloam, bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kelurahan Wae Kelambu, pasien INW baru tiba dari Bali pada tanggal 31 Maret 2020.

Petugas pun mewawancarai kembali keluarga pasien INW tentang perihal tersebut , namun pihak keluarga masih belum mengakui atau membenarkan informasi tersebut.

Karena adanya perbedaan data tentang riwayat perjalanan pasien INW dari keluarga dengan data dari Kelurahan Wae Kelambu, maka dokter RMO (Dokter Umum), yaitu dr. Koko, malam itu melaporkan kepada dr. William yang merupakan dokter penyakit dalam sekaligus sebagai DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien). Selanjutnya, Dokter DPJP menetapkan pasien INW sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Tanggal 5 April 2020, pukul 23.00 wita, Tim Medis RS Siloam melakukan Rapid Test pertama dengan hasil negatif.  Lalu hasilnya  dilaporkan kepada DPJP untuk menunggu instruksi lebih lanjut sambil mempersiapkan pasien INW untuk dirujuk ke RSUD Komodo.

Tanggal 6 April 2020, pukul 04.00 wita kondisi pasien semakin tidak stabil dan sekitar pukul 04.06 wita, pasien dinyatakan meninggal dunia, karena sakit jantung sesuai hasil pemeriksaan radiologi RS Siloam.

Sambil menunggu proses pemulsaran jenazah, IPCN (Infection Prevention and Control Nurse) kembali mengkonfirmasi kepada pihak keluarga pasien terkait riwayat perjalanan pasien INW.

Keluarga pun akhirnya secara jujur mengakui bahwa pasien INW berangkat dari Sumbawa tanggal 30 Maret 2020 dan tiba di Labuan Bajo pada tanggal 31 Maret 2020. Namun demikian, Tim Medis RS Siloam tetap mengambil sampel SWAB pasien untuk diuji lebih lanjut di Laboratorium.

Untuk diketahui, kehadiran Alm. INW dari Sumbawa ke Labuan Bajo  tanggal 31 Maret 2020 yang lalu, dalam rangka menghadiri peresmian secara adat rumah atau kediaman baru anaknya, yang sedianya dilaksanakan, tanggal 7 April 2020.

Dengan demikian, Jenazah sudah dikuburkan sesuai dengan SOP yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Pemulsaran dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kab. Mabar, Kadis PUPR, Kadis Sosial, Kabag Kesra, Kabid Yankes Dinkes, Danramil Komodo, Bhabinkamtibmas.(07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker