Nasional

Malam Ini Pukul 24.00 WIB Jalur Mudik Keluar Jakarta Disekat, Ada Pengecualian


"Harus ada surat keterangan yang bisa ditunjukkan oleh pengendara agar bisa melanjutkan perjalanan"

Jakarta, JaringPos | Mulai pukul 24.00 WIB malam nanti, petugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai menerapkan penyekatan bagi kendaraan pemudik yang akan keluar dari Jakarta dengan aturan Larangan Mudik Lebaran 2021.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes, Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pada waktu-waktu tersebut sejumlah petugas dan pos penyekatan bersiaga memeriksa kendaraan pribadi maupun umum yang melintas ke luar wilayah Jakarta.


“Mulai pukul 24.00 larangan mudik, Jabodetabek ada 31 titik, 17 cek point dan 14 pos penyekatan, mulai beroperasi mulai pukul 24.00,” kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Rabu (5/5/2021).

Sambodo menambahkan, selama penyekatan, hanya kendaraan tertentu saja yang diizinkan melintas oleh petugas. Sejumlah kendaraan itu di antaranya angkutan barang logistik, mobil yang membawa pasien, mobil yang membawa ibu hamil untuk persalinan dan keperluan lain yang dikecualikan dalam peraturan larangan mudik Lebaran 2021.

Di luar ketentuan itu, Sambodo menegaskan, harus ada surat keterangan yang bisa ditunjukkan oleh pengendara agar bisa melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:

“Misal dinas, ada surat cap basah, tanda tangan basah dan print out untuk individual satu kali jalan untuk TNI, Polri, ASN,” ucap Sambodo.

“Masyarakat umum ada keterangan surat dari kepala desa terkait dengan tujuan perjalanan. Di luar itu, akan kita putar-balikkan,” tukas dia lagi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastikan polisi bakal menjaga ketat dan menyisir jalur-jalur tikus yang kerap digunakan pemudik untuk lolos pemeriksaan petugas.

“Kami sudah mengevaluasi pos-pos jalur tikus yang sempat bocor, sekarang kami sudah bangun di sana, untuk travel gelap juga kami akan tindak tegas,” ujarnya.

Yusri pun meminta masyarakat, khususnya warga di Jakarta untuk tidak melakukan perjalanan mudik demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Sekali lagi, nyok di Jakarta aja, nyok di rumah aja, ini imbauan kepada masyarakat tetap di rumah saja selama liburan mendekati Idul Fitri,” tutur Yusri.

Di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga meminta kerja sama warga Jakarta untuk mendukung kebijakan larangan mudik lebaran.

“Kami harap pelaksanaan hari raya bisa dilakukan secara online, mohon kerja sama warga Jakarta memberi dukungan agar bisa memutus mata rantai,” ucap Riza.

Pemerintah memberlakukan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021 demi menekan laju penularan virus corona. Kebijakan ini ditempuh berkaca pada lonjakan kasus Covid-19 pada tahun lalu usai libur panjang lebaran.(*ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker