BeritaDaerahPolitik

Ahyar Resmi Tinggalkan Golkar dan Berlabuh ke Nasdem


Mataram, JaringPos | Mantan Walikota Mataram dua periode, H. Ahyar Abduh resmi meninggalkan Partai Golkar, partai yang sudah membesarkan namanya menjadi tokoh politik. Ahyar memilih berlabuh ke Partai Nasdem dan ikut dilantik sebagai pengurus DPW Nasdem NTB.

“Pada saat pelantikan pengurus DPW Partai Nasdem NTB, Ahyar ikut naik ke atas panggung pelantikan dengan posisi sebagai Anggota Dewan Pertimbangan DPW Partai Nasdem NTB,” dikutip Jaringpos.com, Selasa (2/11/2021).


Ketua DPD Partai Golkar NTB, H. Mohan Roliskana yang juga turut hadir dalam acara pelantikan tersebut ketika dikonfirmasi terkait dengan keputusan politik Ahyar yang resmi keluar dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Nasdem. Mohan mengaku bahwa pihaknya sangat menghormati keputusan politik Ahyar Abduh. Karena hal itu merupakan hak politik dari setiap orang untuk memilih partai politik tempat mereka menyalurkan aspirasi politiknya.

“Iya ndak apa-apa, itukan pilihan politik beliau, hak politik beliau. Ya kita hormati, kita hargai,” ujar Mohan yang ditemui usai acara pelantikan pengurus DPW Nasdem NTB kemarin.

Namun demikian, Walikota Mataram itu memastikan bahwa terkait dengan kepindahan Ahyar dari Partai Golkar ke Partai Nasdem itu. Belum ada pemberitahuan resmi ke Partai Golkar untuk keluar sebagai kader. “Belum ada ditempuh hal itu. Tapi saya pikir beliau sangat paham dan akan menghormati mekanisme internal partai itu,’’ ujarnya.

Baca Juga:

Di tempat yang sama Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat yang juga merupakan saudara dari Ahyar Abduh yang dikonfirmasi terkait dengan sikap politik yang ditampilkan adiknya itu. Ia menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati sikap politik yang diambil.

“Meski saudara kita memang, kita saling menghormati pilihan politik. Kan ingat Pak Ahyar adalah kader Golkar yang pindah ke Nasdem, saya adalah Ketua Gerindra. Jadi, jalan politik kita berbeda dengan konsep yang juga berbeda sejak lama, enggak ada masalah kok,” ujarnya.

“Pastinya biasa itu antara saudara kandung itu berbeda pilihan politik. Dan kita saling menghormati akan pilihan itu. Intinya selamat ke Bu Wagub dan Pak Ahyar yang sama-sama menjadi Ketua Nasdem dan Anggota Dewan Pakar,” sambung Ridwan. (ndi/*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker