Berita

Gugur Diserang Kelompok Separatis Teroris, Lettu Dirman Akan Dimakamkan di Bima NTB


Bima, JaringPos | Lettu Chb Dirman merupakan satu di antara empat prajurit TNI yang dinyatakan gugur dalam penyerangan di Pos Koramil Kisor oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) di Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Provinsi Papua Barat, Kamis (2/9/2021).

Jasad Dirman akan tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima pada Sabtu (4/9/2021) sebelum dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Bima, NTB.


Kabar itu dibenarkan Komandan Unit Intel Kodim 1608/Bima, Letda Husen saat dihubungi Kompas.com di kutip Jaringpos.com pada Kamis sore.

“Ya betul, rencananya jenazah tiba di bandara Bima pada hari Sabtu dan akan dimakamkan di kampung halamanya, Desa Tawali, Kecamatan Wera,” kata Letda Husen.

Sebelumnya diberitkan, sebanyak empat personel TNI gugur dalam insiden penyerangan Posramil Kisor di Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Baca Juga:

Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, termasuk Lettu Chb Dirman.

Sedangkan dua orang personel lainnya yakni Sertu Juliano dan Pratu Ikbal mengalami luka berat.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa membenarkan adanya penyerangan di Posramil Kisor di Papua Barat yang diduga dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris.

“Kamis dini hari terjadi penyerangan terhadap Pos Koramil Persiapan Distrik Maybrat Selatan, diduga ini dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris yang menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan anggota kami empat orang gugur, dua luka dan lima orang selamat,” ujar Pangdam.

Dia mengatakan, penyerangan terjadi pada Kamis (2/9/2021) dini hari oleh 50 orang.

Usai insiden tersebut, tim pun langsung diterjunkan ke lokasi. Sedangkan anggota TNI yang meninggal dunia dievakuasi ke Kodim 1809/Maybrat.

“Saat ini tim tengah melakukan investigasi di lokasi kejadian,” katanya (*slm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker