Berita

Dua Warga Mabar Positif Corona, Bupati Mabar Imbau Masyarakat Tetap Tenang


Labuan Bajo _Jaringpos.com. Dua Orang peserta Ijtima Ulama Cluster Gowa asal Kabupaten Manggarai Barat, Flores NTT dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil Swab test. Kedua pasien tersebut berasal dari Desa Siru dan Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Sebelumnya, bulan Maret lalu ke 2 orang ini dinyatakan positif rapid test.

Demikian yan disampaikan oleh Ketua Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula di hadapan awak media usai mengikuti rapat terbatas di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Kamis (30/04/2020).


“Berdasarkan hasil swab test, kedua orang ini dinyatakan positif. Saat ini mereka sedang kita isolasi di rumah karantina. Tinggal lagi 8 orang yang belum di tes swab,” kata Bupati Dula.

Namun demikian, ia meminta masyarakat Manggarai Barat pada umumnya untuk tidak panik dengan adanya dua pasien yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut.

Ia berharap, masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan secara optimal dan berperan aktif mengikuti segala arahan dan instruksi pemerintah untuk berdiam diri di rumah dan menghindari aktivitas di luar rumah yang sifatnya tidak mendasar, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

“Kita berharap tidak ada penambahan jumlah pasien yang positif Corona. Kita akan isolasi kedua pasien itu di tempat karantina,” kata Dula.

Sementara Kepala Desa Siru, Sumardi di hadapan media ini membenarkan salah seorang warganya positif Covid-19. Sumardi mengakui sebelumnya, pasien tersebut mengikuti acara Ijtima’ Asia 2020 di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan dan pasien tersebut di karantina di GOR Labuan Bajo.

“Saya lihat langsung namanya di Sekda, itu satu dari Desa Siru dan lainnya dari Desa Wae-Wako. Untuk Desa Siru sendiri, dari 3 orang yang dilakukan pemeriksaan rapid test bulan Maret lalu. Dari hasil pemeriksaan tersebut, 1 orang mendapati hàsil negatif, satu lagi positif rapid test dan sedang dirawat di rumah karantina. Sementara satunya lagi positif Corona setelah melalui hasil Swab,” urai Sumardi.

Ia melanjutkan, dengan adanya pasien asal Siru yang postif Corona, dirinya bersama warganya sedang melakukan pengecekan kepada keluarga pasien terakait riwayat kontak (kontak fisik) dari pasien yang bersangkutan untuk melakukan pengecekan, yakni melalui rapid test.

“Yang pastinya akan kita tanyakan ke keluarganya terkait riwayat pasien siapa-siapa orang yang pernah berinteraksi dengan pasien dan kita upayakan akan dilakukan rapid test kepada keluarga,” jelas Sumardi.

Dia mengatakan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah warga Desa Siru yang positif Corona, pihaknya akan memperketat akses masuk menuju Desa Siru. Kemudian, telah membangun posko dan akan membuat portal untuk mengecek warga yang masuk keluar desa.
“Kita wajibkan warga yang masuk keluar Desa Siru harus memakai masker,” tegas Sumardi.(07/yb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker